Blog
Daftar Alat Tulis Kantor Lengkap dan Fungsinya
Daftar alat tulis kantor tidak hanya berisi pulpen, pensil, dan kertas. Dalam kegiatan operasional sehari-hari, kantor juga membutuhkan perlengkapan untuk mencatat, mencetak dokumen, menyimpan arsip, mengemas barang, hingga menjaga meja kerja tetap rapi.
Ketersediaan alat tulis kantor atau ATK yang lengkap dapat membantu pekerjaan berjalan lebih lancar. Karyawan tidak perlu menunda pekerjaan hanya karena isi stapler habis, map arsip tidak tersedia, atau tinta printer belum dibeli.
Agar proses belanja lebih terarah, berikut daftar alat tulis kantor lengkap beserta fungsi setiap produknya.
Contents
- 1 1. Pulpen
- 2 2. Pensil
- 3 3. Penghapus
- 4 4. Correction Tape dan Correction Pen
- 5 5. Stabilo
- 6 6. Spidol
- 7 7. Kertas HVS
- 8 8. Buku Catatan
- 9 9. Sticky Notes
- 10 10. Map Dokumen
- 11 11. Ordner
- 12 12. Amplop
- 13 13. Binder Clip dan Paper Clip
- 14 14. Stapler dan Isi Staples
- 15 15. Pelubang Kertas
- 16 16. Gunting dan Cutter
- 17 17. Lem dan Selotip
- 18 18. Penggaris
- 19 19. Kalkulator
- 20 20. Tinta dan Perlengkapan Printer
- 21 21. Label dan Stiker
- 22 22. Clipboard
- 23 FAQ
1. Pulpen
![]()
Pulpen merupakan alat tulis yang paling sering digunakan di kantor. Fungsinya antara lain untuk menulis catatan, mengisi formulir, memberikan tanda tangan, dan mencatat hasil rapat.
Sebaiknya kantor menyediakan beberapa jenis pulpen, mulai dari pulpen hitam, biru, hingga merah. Pulpen hitam dan biru biasanya digunakan untuk dokumen umum, sedangkan pulpen merah sering digunakan untuk memeriksa atau memberikan koreksi.
2. Pensil
![]()
Walaupun penggunaan dokumen digital semakin meningkat, pensil tetap dibutuhkan untuk membuat catatan sementara, sketsa, perhitungan, atau menandai dokumen yang masih dapat berubah.
Pensil juga banyak digunakan oleh bagian desain, teknik, administrasi, dan gudang. Untuk penggunaan kantor, pensil HB menjadi salah satu pilihan yang cukup umum karena tulisannya jelas dan mudah dihapus.
3. Penghapus
![]()
Penghapus berfungsi untuk membersihkan tulisan pensil yang salah. Pilih penghapus yang tidak mudah hancur dan tidak meninggalkan banyak noda pada permukaan kertas.
Meskipun terlihat sederhana, penghapus sebaiknya tetap masuk ke dalam daftar pengadaan ATK, terutama untuk divisi yang sering membuat sketsa atau pencatatan sementara.
4. Correction Tape dan Correction Pen
![]()
Correction tape atau tipe-x digunakan untuk menutup kesalahan tulisan pulpen. Produk ini membantu memperbaiki dokumen tanpa harus mencetak atau menulis ulang seluruh halaman.
Correction tape biasanya lebih praktis karena dapat langsung ditimpa dengan tulisan baru. Sementara itu, correction pen dapat digunakan untuk menutup bagian tulisan yang lebih kecil atau tidak beraturan.
5. Stabilo
![]()
Stabilo digunakan untuk menandai informasi penting dalam dokumen, laporan, buku catatan, atau materi presentasi.
Penggunaan warna yang berbeda juga dapat membantu mengelompokkan informasi. Misalnya, warna kuning untuk informasi penting, hijau untuk pekerjaan yang sudah selesai, dan merah muda untuk bagian yang perlu diperiksa kembali.
6. Spidol
![]()
Spidol memiliki beberapa fungsi tergantung jenisnya. Whiteboard marker digunakan untuk menulis pada papan tulis, sedangkan permanent marker dapat digunakan untuk memberikan label pada kardus, plastik, map, dan berbagai permukaan lainnya.
Pastikan kantor tidak salah membeli jenis spidol. Permanent marker yang digunakan pada papan tulis dapat meninggalkan noda yang sulit dibersihkan.
7. Kertas HVS
![]()
Kertas HVS termasuk kebutuhan utama dalam daftar alat tulis kantor. Produk ini digunakan untuk mencetak surat, laporan, proposal, formulir, invoice, dan berbagai dokumen lainnya.
Ukuran yang umum digunakan adalah A4 dan F4. Selain ukuran, ketebalan kertas juga perlu diperhatikan. Kertas 70 gsm biasanya digunakan untuk kebutuhan cetak harian, sedangkan kertas 80 gsm dapat dipilih untuk dokumen yang membutuhkan tampilan lebih rapi.
Kantor sebaiknya mencatat pemakaian kertas setiap bulan agar proses pembelian berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
8. Buku Catatan
![]()
Buku catatan digunakan untuk mencatat hasil rapat, agenda kerja, nomor penting, daftar pekerjaan, dan berbagai informasi yang perlu disimpan.
Walaupun pencatatan dapat dilakukan melalui komputer atau ponsel, buku catatan masih lebih praktis untuk mencatat informasi secara cepat. Setiap divisi dapat menggunakan ukuran dan jenis buku yang berbeda sesuai kebutuhan.
9. Sticky Notes
![]()
Sticky notes berguna untuk membuat pengingat singkat yang dapat ditempelkan pada meja, dokumen, monitor, atau papan kerja.
Produk ini cocok digunakan untuk menuliskan tenggat waktu, nomor telepon, daftar tugas, atau catatan yang perlu segera ditindaklanjuti. Sticky notes juga tersedia dalam berbagai ukuran dan warna untuk membantu pengelompokan pekerjaan.
10. Map Dokumen
![]()
Map berfungsi untuk menyimpan dan mengelompokkan dokumen agar tidak tercecer. Beberapa jenis map yang umum digunakan di kantor meliputi:
- Map plastik
- Map karton
- Map snelhecter
- Map kancing
- Clear holder
- Spring file
- Carry file
Pemilihan map dapat disesuaikan dengan jumlah dokumen serta seberapa sering dokumen tersebut digunakan. Dokumen yang sering dibawa sebaiknya disimpan dalam map plastik atau map kancing agar lebih terlindungi.
11. Ordner
![]()
Ordner digunakan untuk menyimpan dokumen dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Produk ini biasanya digunakan untuk menyimpan invoice, surat jalan, laporan keuangan, dokumen pajak, kontrak, dan arsip perusahaan.
Agar dokumen mudah ditemukan, berikan label pada bagian punggung ordner. Susun berdasarkan jenis dokumen, divisi, bulan, atau tahun.
12. Amplop
![]()
Amplop digunakan untuk menyimpan dan mengirim surat atau dokumen. Kantor biasanya membutuhkan beberapa ukuran amplop, mulai dari amplop putih untuk surat hingga amplop cokelat untuk dokumen berukuran besar.
Untuk menjaga keamanan dokumen, pilih amplop dengan ukuran yang sesuai. Dokumen sebaiknya tidak dilipat terlalu banyak karena dapat membuat tampilannya kurang rapi.
13. Binder Clip dan Paper Clip
![]()
Binder clip dan paper clip sama-sama digunakan untuk menyatukan beberapa lembar kertas, tetapi kapasitasnya berbeda.
Paper clip cocok digunakan untuk dokumen yang tipis dan hanya terdiri dari beberapa lembar. Binder clip lebih kuat sehingga dapat digunakan untuk menjepit dokumen yang lebih tebal.
Keduanya tidak membuat lubang pada kertas sehingga cocok untuk dokumen yang masih sering dibuka atau dipisahkan.
14. Stapler dan Isi Staples
![]()
Stapler digunakan untuk menyatukan lembaran dokumen secara permanen. Produk ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari stapler kecil untuk kebutuhan meja kerja hingga stapler besar untuk dokumen yang lebih tebal.
Jangan lupa menyediakan isi staples yang sesuai dengan ukuran stapler. Kesalahan ukuran dapat membuat stapler macet atau tidak dapat digunakan.
15. Pelubang Kertas
![]()
Pelubang kertas digunakan untuk membuat lubang pada dokumen sebelum dimasukkan ke dalam ordner atau binder.
Beberapa produk sudah dilengkapi penggaris atau penanda ukuran sehingga posisi lubang dapat dibuat lebih presisi. Produk ini sangat berguna untuk bagian administrasi, keuangan, dan sumber daya manusia.
16. Gunting dan Cutter
![]()
Gunting digunakan untuk memotong kertas, label, tali, atau bahan kemasan. Sementara itu, cutter lebih sesuai untuk memotong kardus, plastik, dan bahan yang lebih tebal.
Untuk keamanan, cutter sebaiknya disimpan dengan mata pisau dalam posisi tertutup. Sediakan juga mata cutter cadangan jika alat tersebut digunakan secara rutin.
17. Lem dan Selotip
![]()
Lem digunakan untuk menempelkan kertas, label, dan bahan ringan lainnya. Sementara itu, selotip dapat digunakan untuk menutup amplop, menempelkan catatan, atau mendukung kebutuhan pengemasan.
Untuk bagian gudang atau pengiriman, kantor mungkin juga membutuhkan lakban bening dan lakban cokelat dengan ukuran yang lebih besar.
18. Penggaris
![]()
Penggaris digunakan untuk mengukur, membuat garis, dan membantu memotong kertas menggunakan cutter. Penggaris plastik cocok untuk penggunaan ringan, sedangkan penggaris besi lebih aman digunakan sebagai alat bantu pemotongan.
19. Kalkulator
![]()
Kalkulator masih dibutuhkan oleh bagian keuangan, kasir, administrasi, pembelian, dan penjualan. Penggunaan kalkulator dapat mempercepat perhitungan sederhana tanpa harus membuka aplikasi pada komputer.
Pilih kalkulator berdasarkan kebutuhan. Kalkulator meja cocok untuk perhitungan harian, sedangkan kalkulator dengan fitur lebih lengkap dapat digunakan untuk kebutuhan akuntansi atau bisnis.
20. Tinta dan Perlengkapan Printer
![]()
Printer tidak dapat digunakan secara optimal tanpa persediaan tinta atau toner. Oleh karena itu, tinta printer juga perlu dimasukkan ke dalam daftar kebutuhan kantor.
Sebelum membeli, periksa tipe printer dan kode tinta yang digunakan. Jangan hanya melihat merek karena satu merek printer dapat memiliki beberapa jenis tinta yang berbeda.
Selain tinta, kantor mungkin membutuhkan perlengkapan pendukung seperti kertas foto, label cetak, pita printer, dan cairan pembersih printer.
21. Label dan Stiker
![]()
Label digunakan untuk memberikan nama atau informasi pada map, ordner, kardus, rak penyimpanan, inventaris, dan kemasan.
Penggunaan label yang konsisten dapat membantu karyawan menemukan barang dan dokumen dengan lebih cepat. Untuk jumlah banyak, kantor dapat menggunakan label yang dicetak menggunakan printer.
22. Clipboard
![]()
Clipboard digunakan sebagai alas menulis ketika tidak tersedia meja. Produk ini sering digunakan oleh petugas lapangan, bagian gudang, tim pemeriksaan, dan karyawan yang melakukan pencatatan langsung di lokasi.
Clipboard juga membantu menjaga formulir agar tidak mudah terlipat atau rusak saat dibawa.
Itulah daftar alat tulis kantor dan fungsinya. Untuk kebutuhan rutin atau pembelian dalam jumlah besar, perusahaan dapat bekerja sama dengan supplier alat tulis kantor yang menyediakan berbagai kategori produk dalam satu tempat.
Selain kelengkapan produk, pertimbangkan kualitas pelayanan, ketersediaan stok, pilihan merek, serta kemudahan dalam melakukan pemesanan. Anda juga dapat membaca panduan memilih toko stationery lengkap dan murah agar proses belanja lebih praktis.
Setiap kantor perlu memiliki daftar kebutuhan ATK, jadwal pengecekan stok, dan sistem pembelian yang teratur. Untuk memenuhi kebutuhan alat tulis kantor secara eceran maupun dalam jumlah besar, Anda dapat melihat pilihan produk di Toko Buku Surya atau kontak via WhatsApp kami untuk menanyakan ketersediaan barang.
FAQ
Apa saja alat tulis kantor yang wajib tersedia?
Alat tulis kantor yang wajib tersedia antara lain pulpen, pensil, penghapus, kertas HVS, buku catatan, map, stapler, binder clip, paper clip, gunting, cutter, selotip, dan tinta printer.
Apa fungsi alat tulis kantor?
Alat tulis kantor berfungsi untuk mendukung kegiatan mencatat, membuat dokumen, mencetak, mengarsipkan, mengelompokkan berkas, dan menyelesaikan berbagai pekerjaan administrasi.
Bagaimana cara mengontrol pemakaian ATK?
Pemakaian ATK dapat dikontrol dengan mencatat barang yang keluar, menetapkan stok minimum, melakukan pemeriksaan rutin, serta membagi kebutuhan berdasarkan divisi.
Apakah membeli ATK dalam jumlah besar lebih efisien?
Pembelian dalam jumlah besar dapat lebih efisien untuk produk yang rutin digunakan dan tidak mudah rusak. Namun, jumlah pembelian tetap perlu disesuaikan dengan pemakaian agar stok tidak menumpuk.
Di mana membeli alat tulis kantor lengkap?
Alat tulis kantor dapat dibeli melalui toko stationery atau supplier ATK yang menyediakan berbagai kebutuhan dalam satu tempat. Pastikan toko memiliki informasi produk, stok, dan layanan pemesanan yang jelas.